UNTUK DZAKY Hari ini, aku jujur kalau aku jenuh sama sikap kamu yang angot-angotan beberapa hari ini, aku juga seperti itu. Kamu yang jujur padaku itu sebuah apresiasi bagiku, terima kasih tak menghilang ya... terima kasih sudah mengatakan yang sejujurnya. Tapi makin hari makin membuatku sesak saja, makin hari aku jadi makin fokus bagaimana membuatmu bertahan padaku yang sebenarnya aku selalu berpikir "kenapa hanya aku yang berjuan?" . Perasaaanku belum sepenuhnya padamu, perasaanku masih meragukanmu dan benar saja, kalau kamu lagi-lagi hanya kesepian, hanya ketakutan, hanya penasaran sama aku. Aku udah sering bilang, kalau sikapku belum tentu baik, aku sedang memperbaiki diriku, dan bisa saja aku ditengah-tengah nuntut kamu, marahin kamu, bersikap kasar. dan ya jawaban kamu dulu "oke fine", tapi setelah di lalui dan ternyata aku menyadari kalau kamu tak sepenuhnya menerimaku, kau sepenuhnya belum siap dengan sikapku, dengan manjaku, dengan pikiranku, dengan mauku....
Aku Dini, aku seorang wanita yang selalu merasa perlu belajar terus menerus, hari ini aku sedang tidak baik-baik saja. entah rasa mual tiba-tiba menyerangku. Saat ini, memang aku sedang menstruasi, tentu hormonku sedang tidak baik. bisa jadi stress, marah, dan perubahan mood yang drastis disebabkan oleh itu semua. Aku bersyukur karena sedikit demi sedikit mengenali setiap perubahan yang terjadi padaku. jadi, hari ini aku ingin melepaskan hal-hal yang membuatku tidak baik-baik saja. 1. Jarang berdo'a nah ini, nih alasan utama, jadi, aku sadar kalau selama aku haid, aku akan jarang deket sama Allah, jarang sholawat, jarang berdo'a, jarang inget Allah, dan jarang dzikir... yang akhirnya pikiran dan hatiku butek sebutek buteknya.. Makanya akan aku coba kembali sedikit demi sedikit mendekat dan memper-erat hubunganku dengan Sang Khaliq. 2. Deadline Pendaftaran Wisuda November siapa sih disini yang ingin Wisudanya di tunda, begitupun denganku. Jadi kasusku ...
A Memory Berbicara tentang memori, pasti tidak akan ada habisnya... tapi ya dintara kenangan-kenangan itu pasti kita mengingat kenangan baik dan kenangan buruk. Untuk memori yang ku ingat saat ini adalah ketika aku turun dari lantai dua setelah sidang online dan disitu orang yang pertama kali aku peluk adalah mamah. Itu sumpah suatu kenangan yang nggak pernah aku bisa lupain, gimana rasa ini adalah rasa yang sudah lama sangat lama ku tunggu.. jadi tepat hari Kamis, 27 Agustus 2020 alhamdulillah Allah mengijinkan aku sidang online, pelaksanaannya tidak begitu sulit dan lama. Sidang dimulai tepat pukul 07.30 WIB dan berakhir pukul 09.15 WIB. Kali ini, sistem sidang sangat berbeda dari biasanya, alasannya yaitu karena saat ini sedang terjadi pandemi virus Covid-19 yang melarang adanya aktivitas manusia secara massal. Alhasil, sudah takdirku sidang online di rumah aja. Jujur ada rasa sedih, karena sidang yang selama ini ku lihat tidak terjadi kepada ku. Dan ya mau gimana lagi kan, ...
Komentar
Posting Komentar