Pesantaksampai
UNTUK DZAKY
Hari ini, aku jujur kalau aku jenuh sama sikap kamu yang angot-angotan beberapa hari ini, aku juga seperti itu. Kamu yang jujur padaku itu sebuah apresiasi bagiku, terima kasih tak menghilang ya... terima kasih sudah mengatakan yang sejujurnya. Tapi makin hari makin membuatku sesak saja, makin hari aku jadi makin fokus bagaimana membuatmu bertahan padaku yang sebenarnya aku selalu berpikir "kenapa hanya aku yang berjuan?" . Perasaaanku belum sepenuhnya padamu, perasaanku masih meragukanmu dan benar saja, kalau kamu lagi-lagi hanya kesepian, hanya ketakutan, hanya penasaran sama aku. Aku udah sering bilang, kalau sikapku belum tentu baik, aku sedang memperbaiki diriku, dan bisa saja aku ditengah-tengah nuntut kamu, marahin kamu, bersikap kasar. dan ya jawaban kamu dulu "oke fine", tapi setelah di lalui dan ternyata aku menyadari kalau kamu tak sepenuhnya menerimaku, kau sepenuhnya belum siap dengan sikapku, dengan manjaku, dengan pikiranku, dengan mauku. Haa...Dzak dzak, aku sudah peringatkan kalau kamu hanya penasaran, kamu masih saja belum menyadarinya. Kamu hanya merasakan "ahh..mumpung ada.." dzak, lagi-lagi kamu menyia-nyiakan orang yang sayang sama kamu, menyia-nyiakan orang yang ingin menerima kamu, lagi-lagi kamu hanya fokus sama kelemahan kamu, hanya fokus pada kebingungan kamu. Padahal, kalau kamu bisa merespon dengan baik, mungkin aku nggak akan banyak menuntut. Mulailah memperbaiki diri kamu, bertumpu pada diri sendiri, dan tidak mencari kebahagian pada orang lain. Karena lagi-lagi hanya kamu yang bisa bahagiain dirimu sendiri. hanya kamu dzak.
Akunya aja yang nggak se-frekuensi kalau ngomong sama kamu, aku salah, ya.
Aku salah,, tapi aku akan terus belajar untuk memperbaiki diri, aku ajak kamu perbaiki bareng, kamu nggak mau, aku ajak kamu lakuin hal positif, kkamu mager, buat apa aku maksa kamu kalau diri kamu nggak dari hati, mungkin bisa aja kamu berubah, tapi seperginya aku, bisa aja kamu kembali sama sikap kamu itu, kamu nggak punya pegangan diri, dan buat orang lain bertanggung jawab sama perubahan kamu. Padahal diri kamu lah yang bertanggung jawab, mulailah punya batasan sama diri sendiri, batasin jam tidur kamu, batesin main game kamu (aku nggak ngelarang, tapi minimal bukan menjadi prioritas, batesin sikap insecure kamu sama orang. Deketin Allah,, salahnya aku sama kamu nggak suka melibatkan Allah didalamnya,
kamu bingung, aku lebih bingung lagi.
jangan menghilang, berikan keputusan yang jelas, belajarlah untuk menjadi seorang laki-laki.
Komentar
Posting Komentar