SerbaSerbiNyambi - Abstract
Detik ini, Tuhan mengajarkan aku bagaimana cara menerima... menerima takdir yang sudah diperuntukkan untukku, entahlah...rasanya melihat sisi lain atas apa yang terjadi sangat sulit ku lakukan untuk saat ini. berbagai kata-kata mutiara sepertinya tak mempan membuat hati ini ikut tergoda. Hal yang paling ku perjuangkan selama ini terlihat begitu sia-sia. benar saja dari buku yang ku baca dengan judul "sebuah seni untuk masa bodo" karya Mark, hal yang selama ini kita perjuangkan ternyata ya tidak berguna. ha.... memang selama ini niatku dari awal sudah salah, keliru... ya mau gimana lagi? Tuhan yang memiliki kendali, aku bisa apa? menerima tak bisa sidang dan wisuda seperti layaknya orang lain,,, sudah jalanku... jujur saja masih ada rasa amarah dalam diriku. Ah... Tuhan, bukankah sudah kuminta agar Tuhan melunakkan hati ini, tapi nyatanya kenapa masih ada gejolak yang membara? Waktu, waktu dan waktu,,, aku sudah paham itu, paham, tapi apakah aku harus m...