Postingan

Training

Training.- Bulan ini banyak banget latihan yang harus aku lakukan, mulai dari membantu azka untuk Training Public Transportation. Di mulai dari kejadian dia diturunin sama gojek di tengah jalan membuat aku sadar, bahwa harus diajarkan bagaimana survive di tengah jalan.  dan terjadilah 

Dewasa

 Memasuki kepala tiga, aku jadi berpikir  Bagaimana menghadapi seorang Anak remaja 15-18 tahun yang mana mereka adalah Anak yang perlu kita jaga, se- complicated itu ternyata ya, kita yang sudah memasuki fase dewasa mulai berpikir, bagaimana menghadapi anak umur 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun, 20 tahun, 25 tahun dan seterusnya. Apalagi di usia remaja yang begitu rentan dengan berbagai hal. Menjadi teman untuk mereka, membuat nyaman mereka, membuat mereka ingin selalu bercerita akan dunianya. Akan mimpinya akan pemikirannya yang sering dinilai “konyol” oleh sebagian orang dewasa. Sejak aku tinggal bersama adik remaja, aku menyadari ternyata aku dewasa yang menyebalkan. Hahah  Semakin hari semakin aku belajar untuk mentolelir banyak hal, menyederhanakan apapun selayaknya mereka. Memposisikan diri seperti mereka tatkala mereka bercerita, bercerita juga hal hal konyol yang ternyata dulu juga begitu. Kenapa kita tak menjadi pandai mengolah emosi dan memposisikan diri. Padahal kit...

Nangis

 Miris ketika melihat orang tua,  sebenarnya aku sudah mengira, kalau dede masuk sekolah insan rabbany itu harus siap dengan keuangan yang terencana, tapi nyatanya, uang untuk masuk saja masih di otak atik untuk bayar cicilan yang seharusnya pake dana lain ini malah pakai dana uang pendaftaran, kakak udah buang muka buat mohon supaya dikasih diskon 50%, udah hemat hemat tabungan, hemat biaya cost kehidupan sehari-hari biar bisa nabung, anak-anaknya lagi pada mikir keras gimana caranya dapet uang banyak, menghasilkan income yang besar beserta pasive income, sedangkan dirinya masih berkutat dengan cicilan dan pembayaran yang nggak beres. bela-belain pake uang bulanan yang di rekening cuma 200 rebu lagi, terus mikir keras supaya hemat pengeluaran makan sehari-hari, ini dengan gampangnya manggil rentenir buat minjem puluhan juta dan terlilit hutang. gimana enggak gedek sama kelakuan. Masih teringat jelas banget dimana, saat itu kakak tau uang kuliah kakak dipake buat memenuhi kebu...

aku

 Banyak hal yang terjadi akhir² pada kami, aku yang sering terbawa emosi,  aku yang ingin cepat menikah,  aku yang sering menuntut ia menjadi ia dan memaksakan kehendak dia untuk terus berpikir ke depan,  dia yang sedang dalam kondisi nggak baik² aja,  dia yang sedang lelah dengan kehidupannya,  dia yang tidak enjoy akan pekerjaannya, dia yang tidak enjoy dengan keluarganya, dia yang tidak enjoy dengan hidupnya.  sampai kapanpun kami tak akan bertemu dengan letak masalahnya.  ya Rabb, apakah maksud semua ini? apakah ini ujian atau hukuman?  apakah kami bisa lewati ini atau kami memang akan berpisah pada akhirnya...  aku yang ingin melepas, dia yang masih ingin menggenggam.  aku yang ingin mendekat, namun dia yang sering terlihat dingin.  aku sayang kamu sudah hanya ucapan belaka, tak membuat hubungan kami menghangat, aku mencintaimu hanya kata kata belaka, yang tak lagi membuat kami menguat.  apakah ini kondisi di mana pas...

Do'a ibu

 Do'a Ibu  Apalah kami yang tanpa do'a ibu,  setiap hari, setiap waktu, do'a ibu melangit memayungi jiwa raga kami.  Allah sayang sama Mamah, tentu sama Bapak, do'a dan kebaikan mamah dan bapak lah yang melindungi kami, tidak terbayangkan tanpa do'a orang tua kami, hari itu kami selamat dari mara bahaya.  ya Rabb, cukup tahun ini kami mengalami drama untuk mamah, Do'akan kami menjadi anak yang sukses, yang bisa mengantarkan ibu kami ke kampung halamannya dengan nyaman dan tentram. Begitu sederhana keinginan mamah, pulang ke rumah tercinta, layaknya kami yang penat dengan ramainya dunia. Tujuan kami pulang ke rumah, kepangkuan ibunda tercinta. Tentu sama halnya dengan mamah, yang ingin pulang melepas penatnya dunia kepangkuan bunda tercinta.  begitu menyayat hati tatkala mamah menyampaikan, cukup mamah dan Allah yang tau bagaimana perasaan mamah, ya Allah... bagaimana cara membahagiakan mamah.  bagaimana cara membeli mobil? bagaimana membawa mamah ke da...

10th on January 2023

 first letter for to my students Assalamu'alaikum Wr.Wb.  I am Dini Nurfitria, i new teacher in your school, but until one semester, i think you don't enjoy with my class. i say sorry because i can't explain science with english fluency, and i saw you always bored with me. i promise, i will do best every day become a good teacher for you, and i will study hard how to explain the theory by a good. i am sorry, every we meet, my presentation was bad. and i know you don't understand what i said. but, today, i have one target, after this mounth, i will teaching you by english language. I PROMISE
 Banyak hal yang mulai muncul ,  1) menganggap laki-laki itu keras, kasar, dan tidak bisa menjaga kepercayaan 2) menanggap ibu pasangan jahat, komentator.  semua itu melekat dalam bawah sadar. dan kini aku baru sadar semua hal yang aku terima sewaktu kecil, bangkit kembali di masa sekarang.  Bagaimana aku bisa memaafkan semua masalahku. sekarang aku baru sadar, bahwa banyak luka orang lain yang aku tampung, banyak luka orang lain yang mempengaruhi hidupku, banyak luka orang lain yang aku pikirkan, banyak luka orang lain yang sewaktu-waktu bisa jadi bom untukku. Banyak luka orang lain yang aku lihat dan mempengaruhi kehidupannku.  LUka orang lain - jujur, mendengar dulu perjuangan mamah yang dianggap rendahan, dianggap dari desa tidak memiliki kredibilitas membuatku MARAH. cerita ini membuatku seolah-olah menarikku untuk terus berkutat, mengurungku sedemikian kuatnya agar aku terus berada dalam pusaran itu,  JANGAN OVERTHINKING, BELAJAR MEMAAFKAN ya dini